Wednesday, 22 May 2013

PENJELAJAHAN SAMUDERA BANGSA – BANGSA BARAT

1. BANGSA SPANYOL
Tahun 1492 (mulai misi perjalanan) Cristhopurus Columbus mengajukan permohonan kepada raja Spanyol untuk berlayar mencari sumber rempah– rempah di dunia timur. Dengan 3 buah kapal (PINTA, NINA, MARIA) dan88 orang akhirnya tiba di Kepulauan Bahama (daerah jajahan Spanyol).
Sejarah Columbus menemukan Kepulauan Bahama, maka peluat – pelaut selnjutnya hanya berlayar sampai di kepulauan itu saja.
a. Cortetmen Mexico 1619, mampu menaklukkan Suku Indian (Aztec, Maya)
b. Pizzaro 1530, menaklukkan keragaman Indian di Peru (Inca)
penjajahan Bangsa Spanyol dilanjutkan oleh Ferdinand Magelhaens pada 1519 berlayar menuju Hindia Belanda, tahun 1520 tiba di Filipina.
Tahun 1521 tiba di Malukudengan pimpinan Sebastian Delcano dengan kapal Victoria, sementara Franciscus Xaverius (Pastor) menyebarkan Agama Katholik di Ambon, Ternatedan Morantai.
2. Kedatangan Bangsa Portugis di Indonesia
Dipimpin oleh Bartholomeus Diaz, berhasil mencapai Tanjung Harapan (Cape of Good Hope) diujung selatan Benua Afrika (1986). Pelayaran berikutnya dipimpin oleh Vasco da Gama dan mendarat di Calicut, India tahun 1948. Kemudian ke timur tahun 1510 dibawah pimpinanAlfonso deAbuequerque, diberhentikandi Malaka dan menguasai tahun 1551.
Dilanjutkan oleh FranciscoSerro pada tahun 1612 berhasil mendapatkan daerah rempah – rempahyaitu Maluku dibawah pimpinan Francisco Serro.
Portugis berusaha melakukan sayapnya di Sumatera yangkaya lada. Tapi gagal karena kerajaan Aceh mendominasi jalir perdagangan lada. Lalu, Portugis menjalin hubungandagang dengan Blambangan, Pasuruan, Banyu Wangi, Solo, Banten, dan Yogyakarta.
3. Kedatangan Bangsa Belanda di Indonesia
Jan Huygen Van Linschoosten menerbitkan bukunya yang berjudul “Catatan Penjajahan Ke Timur atau Hindia Portugis” (Hinerario Naetoost Afte Portugaels Indien). Tahun 1595 Belanda berkayar menuju Asia, dipimpin Cornelis de Houtman dengan 4 buah kapal, sampai di Banten pada tahun 1596.
Tahun 1600 Ratu Elizabeth I merintis pelayaran dagang ke timur. Tahun 1602 tiba di Aceh dipimpin Sir James Lancaster, dilanjutkan ke Bantendan membangun kantor perdagangan. Tahun 1604 tiba di Ternate, Tidore, Ambon, dan Banda dipimpin oleh Sir Henry Middleton.
Tahun 1811, pasukan Inggris menyeran wilayah yang dikuasai oleh Belnda. Akhirnya dimenangkan oleh Belanda. Gubernur Jendral di Hindia Belanda pada tahun ini adalah Thomas Stamford Raffles. Lalu, pada tahun 1814, ada perjanjian London. Isinya adalah, Inggris harus mengembalikan wilayah Hindia Belanda kepada pemerintah Belanda. Ini terlaksana pada 19 Agustus 1816.

KOLONIALISME DAN IMPERIALISME BARAT DI INDONESIA

Latar belakang Bangsa Eropa masuk di Indonesia pada akhir abad 16 :
Ø Jatuhnya Kota Kontantinopel tahun 1453 ke tangan penguasa Turki Usmania (menjadikan rempah – rempahlangka dan mahal).
Ø Kisah perjalanan Marcopolo ke duniatimur (dari Cina melalui lautan) dituangkan dalam “Book Of Various Eksperience).
Ø Penemuan “copernicus” yang didukung oleh Galileo (bumi itu bulat)
Ø Penemuan kompas (penunjuk arah mata angin)
Ø Semangat Rencanguesta adalah semangat pembalasan terhadap kekuasaan Islam dimanapun yang dijumpainya.
Perjanjian Tordesillas (1486)
Spanyol berlayar ke arah baratdan Portugis berlayar ke arah timur. Mereka bertemu di Ternate, yang pertama kali datang adalah Portugis pada tahun 1512, dan Spanyol pada tahun 1521.
Perjanjian Saragosa (1526)
Wilayah perdagangan Spanyoladalah Filipina dan wilayah perdagangan Portugis adalah Maluku.
KOLONIALISME dan IMPERIALISME
Kolonialisme adalah paham yang bertujuan menguasai daerah atau bangsa lain untuk memperluas wilayah kekuasaannya dengan menjadikan koloni.
Imperialisme adalah paham yang bertujuan menjajah negara lain untuk mendapatkan kekuasaan dan keuntungan.
Imperialisme ada 2 macam :
1. Imperialisme Kuno, bertujuan :
a. Mendapatkan logam mulia (gold)
b. Mendapatkan kejayaan bangsa (glory)
c. Menyebarkan ajaran Al-kitab (gospel)
2. Imperialisme Modern, bertujuan :
a. Mendapatkan daerah penghasil bahan baku industri
b. Mendapatkan daerah pemasaran industri
c. Mendapatkan daerah untuk investasi jangka panjang